Jaka Petir dari Banten Guncang Sukamulya! Maulid di Baitul Izzah Gandu Serukan Kebangkitan Pemuda Masjid

banner 468x60

SUKATANI, BEKASI, Realita1.Online – Lantunan sholawat menggema khidmat memenuhi Masjid Jami Baitul Izzah, Kampung Gandu RT 003/001, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Sabtu (03/10/2026) malam. Ratusan jamaah tumpah ruah memadati peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dengan tema besar _Pemuda Masjid Bangkit, Menjadikan Hari Kelahiran Nabi Sebagai Titik Balik Kerapian Barisan Pemuda.

Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB ba’da Isya ini menghadirkan penceramah kondang dari Banten, KH. Muhammad Alawy atau yang dikenal sebagai Kiayi Ahmad Alawy (Jaka Petir). Dengan jubah merah dan tarbus Turki khas, ceramahnya yang tegas, lucu, dan penuh hikmah berhasil membakar semangat jamaah, khususnya kalangan pemuda.

Kepala Desa Sukamulya terpilih periode 2026-2034, Hj. Desi Kurniati Malik, S.H., berhalangan hadir. Kehadirannya diwakilkan kepada Furqon Hairudin Jamal, Psi., SE., yang digadang-gadang sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Sukamulya terpilih. Furqon menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Ibu Kades terpilih.

Baca Juga :  Reskrim Polsek Sukatani Dinilai Lamban dalam Proses Kembangkan Perkara Pencurian

“Ibu Hj. Desi menyampaikan salam hormat dan permohonan maaf tidak bisa hadir. Beliau menitipkan pesan agar momentum Maulid ini benar-benar menjadi titik balik kebangkitan pemuda Masjid Baitul Izzah. Pemuda harus rapi barisannya, kompak, dan menjadi garda terdepan memakmurkan masjid dan membangun Desa Sukamulya yang religius,” ujar H. Furqon.

Lebih jauh, Furqon menegaskan momentum Maulid ini harus menjadi ajang rekonsiliasi besar pasca Pilkades. “Terima kasih atas acara yang luar biasa ini. Saya berharap masyarakat dan pemerintah desa dapat bersinergi. Mari kita bersama membangun ukhuwah Islamiyah, saling merangkul,” ujarnya.

Baca Juga :  DIPERKIRAKAN 1.500 WARGA SUKAMULYA GELAR DOA BERSAMA, BERHARAP SOSOK IBU PIMPIN DESA

“Dalam pemilihan Pilkades kemarin sudah tidak ada lagi kubu 1, kubu 2, dan kubu 3. Hari ini kita bicara masyarakat Sukamulya. Desa sebagai fasilitator, kami bersama elemen masyarakat akan mengentaskan kesenjangan sosial. Bersama kita bisa,” tegas H. Furqon.

Turut hadir menambah keberkahan tiga tokoh ulama kharismatik Sukamulya, yakni Ustadz Hilmi Nawawi, Ustadz Tibyani Nawawi, dan Ustadz Badrussalam Nawawi. Kehadiran ketiganya menjadi magnet tersendiri dan menunjukkan kuatnya dukungan ulama terhadap kebangkitan pemuda masjid di Kampung Gandu.

Memasuki tausiyah inti, KH. Ahmad Alawy (Jaka Petir) mengingatkan bahwa cinta kepada Rasulullah tidak cukup dengan seremoni. “Mencintai Nabi bukan hanya dengan perayaan Maulid, tapi dengan meniru akhlak dan perjuangannya. Pemuda jangan malu ke masjid, harus bangga menjadi remaja masjid. Kalau barisan pemuda rapi di masjid, maka desa ini akan rapi. Jadikan masjid sebagai pusat peradaban,” tandasnya disambut takbir jamaah.

Baca Juga :  AKP Nano Indratno Pimpin Apel Siaga Ajak Ojol di Mapolsek Sukatani

Hingga larut malam, jamaah masih bertahan khusyuk melantunkan sholawat bersama. Peringatan Maulid di Baitul Izzah ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi warga, tetapi menjadi penanda kebangkitan semangat baru dan persatuan warga Sukamulya di bawah kepemimpinan baru periode 2026-2034.

Diketahui, Kepala Desa Sukamulya terpilih, Hj. Desi Kurniati Malik, SH., direncanakan dilantik pada 4 November 2026 mendatang.

 

Penulis: Affandi

Editor: Affandi 

Pos terkait