Di Tengah Musibah, Kapolres dan Bupati Aceh Tenggara Hadir Menguatkan Korban Kebakaran

Di Tengah Musibah, Kapolres dan Bupati Aceh Tenggara Hadir Menguatkan Korban Kebakaran
banner 468x60

ACEH TENGGARA – Musibah kebakaran yang menimpa warga Desa Bambel Gabungan, Kecamatan Bambel, menyisakan duka dan kehilangan bagi 13 kepala keluarga (KK). Di tengah kondisi tersebut, perhatian dan kepedulian datang langsung dari Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, S.H., S.I.K., CPHR., CBA., bersama Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M. dan jajaran Forkopimda. 17 September 2026

Kapolres dan Bupati aceh Tenggara turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan masa panik kepada para korban.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Jumat Berkah Penuh Makna, Polres Aceh Tenggara Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Banjir Ketambe

Kehadiran rombongan di tengah warga menjadi pesan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi musibah. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan awal sekaligus menjadi penyemangat bagi 13 keluarga untuk perlahan bangkit dan menata kembali kehidupan mereka.

Baca Juga :  Musrenbang RKPK 2027: Bupati HM Salim Fakhry Tekankan Pemulihan Infrastruktur dan Penguatan Ekonomi Inklusif

Kapolres Aceh Tenggara menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

“Kami tahu tidak ada bantuan yang bisa menghapus kesedihan akibat musibah ini. Namun, kehadiran kami bersama Bapak Bupati dan Forkopimda adalah bentuk kepedulian. Semoga bantuan masa panik ini dapat sedikit meringankan beban dan menjadi penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi cobaan,” ujar Kapolres.

Baca Juga :  Wakil Bupati Heri Sebut Infrastruktur sebagai Prioritas Utama Musrenbang RKPK 2027 di Kecamatan Badar

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada para korban agar mereka tidak merasa menghadapi musibah seorang diri.

Satu rumah mungkin telah kehilangan banyak hal, tetapi harapan tidak boleh ikut terbakar. Di tengah musibah, kepedulian hadir untuk menguatkan dan kebersamaan menjadi jalan untuk bangkit kembali.

Pos terkait