Lapor Kejati Kalbar Proyek Jalan Lomur – Raut Muara Rusak, Proyek Rp 8,4 M Diduga Bermasalah

banner 468x60

Sanggau, Realita.online – Proyek peningkatan struktur Jalan Lomur – Raut Muara di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Transportasi Pedesaan tahun anggaran 2024, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Proyek senilai Rp 8,43 miliar, yang berada di bawah pengawasan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Sanggau, ini dikerjakan oleh CV. Vela Mitra Properti. Namun, kualitas pengerjaan jalan tersebut kini dipertanyakan.

Baca Juga :  "Dana BOS SMAN 3 Jambi Diduga Diselewengkan, Jurnalis Buru Klarifikasi ke Dinas Pendidikan – Kepala Dinas dan Kabid 'Tak Bisa Ditemui'!"

Sejumlah dugaan pelanggaran muncul terkait proyek ini, di antaranya:

Kualitas beton tidak sesuai spesifikasi, sehingga berpotensi mengurangi daya tahan jalan.

Ketebalan aspal diduga tidak sesuai standar, serta kemiringan jalan tidak diperhatikan, yang berpotensi mengurangi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Baca Juga :  Suatu Kisah di Sejiram, Kapuas Hulu Dengan Mediasi Panas, Emas Dingin: Ketika Galian Lebih Cepat Daripada Hukum !!!

Pemadatan aspal tidak maksimal, menyebabkan badan jalan bergelombang. Dugaan lain menyebutkan bahwa suhu saat proses pemadatan tidak diperhatikan, yang dapat mempengaruhi kualitas aspal.

Dengan munculnya berbagai dugaan ini, proyek tersebut dicurigai mengalami mark-up volume pekerjaan, yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat.

Baca Juga :  Ratu Bandar Judi Tembak Ikan, Kuasai Bisnis Haram Termasuk Yang Ada Di Bom Lama Pekan Labuhan

Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan audit dan evaluasi terhadap proyek ini guna memastikan kualitas jalan yang layak dan sesuai standar.

Pos terkait