Pelabuhan Belawan Memiliki Sejumlah Terminal Dengan Karakteristik Pelayanan Terminal Curah Cair, Kering, Penumpang Dan Peti Kemas

banner 468x60

MEDAN | Realita1.online – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan terus mendukung peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan kepelabuhanan guna memperkuat daya saing Pelabuhan Belawan dalam menunjang aktivitas logistik dan perdagangan, baik domestik maupun internasional.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penerapan teknologi alat pemindai peti kemas (Hi-Co Scan) di Terminal Peti Kemas Internasional Belawan yang saat ini dikelola oleh PT Belawan New Container Terminal (BNCT), perusahaan joint venture antara Pelindo dan DP World.

Penguatan fasilitas ini menjadi bagian dari pengembangan layanan di Pelabuhan Belawan yang memiliki sejumlah terminal dengan karakteristik pelayanan berbeda, mulai dari terminal curah cair, curah kering, penumpang, hingga peti kemas.

Baca Juga :  Warga Pertanyakan Aktivitas PT CUT, Dugaan Penggarapan Lahan hingga Kawasan Hutan Lindung Mencuat: Ketika Tanah Rakyat Mendadak Punya Pemilik Baru, Bupati Sanggau Tidur Pules ???

Dalam kegiatan sosialisasi pelayanan tambahan pada layanan jasa peti kemas yang dilaksanakan di Medan, Selasa (20/10), BNCT memaparkan kesiapan penerapan Hi-Co Scan di Terminal A dan Terminal B, termasuk fasilitas pendukung berupa ruang kontrol, infrastruktur jaringan, serta integrasi sistem antarpihak yang terlibat dalam proses pelayanan.

Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peningkatan fasilitas dan penerapan teknologi merupakan bagian penting dari upaya Pelindo dalam mendorong pelayanan kepelabuhanan yang semakin efektif dan efisien.

Baca Juga :  ‎AWIBB Ikut Serta di Acara Formas “Indonesia Berdoa”, Guna Dukung Untuk Persatuan dan Kebangkitan Bangsa

“Pelindo terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja operasional di Pelabuhan Belawan, baik melalui kesiapan peralatan, optimalisasi proses operasional, maupun penerapan teknologi. Salah satunya melalui Hi-Co Scan yang diharapkan dapat mendukung proses pemeriksaan peti kemas menjadi lebih efektif dan efisien,” ujar Yusrizal.

Ia menjelaskan bahwa proses penerapan Hi-Co Scan di BNCT telah diinisiasi sejak 2023. Setelah melalui berbagai tahapan persiapan dan koordinasi, implementasi teknologi tersebut dapat direalisasikan sebagai langkah positif dalam memperkuat sistem pemeriksaan peti kemas di Pelabuhan Belawan.

Menurutnya, penerapan fasilitas ini tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi antara instansi pemerintah, operator terminal, pengguna jasa, serta para pemangku kepentingan yang terlibat dalam ekosistem kepelabuhanan.

Baca Juga :  Satu Triliun untuk Hutan Kalbar, Masyarakat Adat Hanya Kebagian Rp 26 Ribu?

“Kami berharap penerapan Hi-Co Scan dapat mempercepat proses pemeriksaan, memperlancar arus keluar-masuk peti kemas, serta meningkatkan efektivitas pengawasan. Pada akhirnya, peningkatan pelayanan ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan dunia usaha terhadap Pelabuhan Belawan,” tambah Yusrizal.

Melalui penguatan fasilitas dan sinergi antarpemangku kepentingan, Pelindo Regional 1 Belawan terus mendukung pengembangan pelayanan di seluruh kawasan pelabuhan guna mewujudkan Pelabuhan Belawan yang semakin andal, efisien, dan berdaya saing.

( Bambang Hermanto )

Pos terkait