SUKATANI, Bekasi Realita.online, Rabu, 9 September 2026 – Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Banjarsari, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, secara resmi menetapkan tiga bakal calon menjadi Calon Kepala Desa.
Penetapan ditutup dengan pengundian nomor urut dan penandatanganan Fakta Integritas Pilkades Damai pada Rabu, 9/9/2026.
Dengan penetapan ini, kontestasi Pilkades Banjarsari yang dijadwalkan pada 20 September 2026 dipastikan diikuti tiga kandidat.
Berdasarkan hasil pengundian, tiga calon yang berhak maju dan nomor urutnya adalah:
1. Oman Suparnan — Nomor Urut 1
2. Sanan — Nomor Urut 2
3. Abdurrohimudin — Nomor Urut 3
Ketua Panitia Pilkades Banjarsari, Nimin Muslim, mengatakan agenda hari ini merupakan salah satu tahapan krusial.
“Hari ini selain membacakan penetapan bakal calon menjadi calon kepala desa, juga langsung dilaksanakan pengocokan nomor urut calon serta penandatanganan fakta integritas Pilkades damai,” ujar Nimin.
Dengan telah dikeluarkannya nomor urut, ketiga calon secara resmi akan mengikuti seluruh tahapan Pilkades hingga hari pemungutan suara.
Untuk data pemilih, Nimin menyebutkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Desa Banjarsari saat ini diperkirakan mencapai 7.600 pemilih.
Panitia juga memperkirakan akan menyiapkan sekitar 18 Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk melayani warga.
“Namun jumlah pemilih maupun jumlah TPS masih dapat mengalami penyesuaian berdasarkan hasil penetapan Daftar Pemilih Tetap pada tahapan selanjutnya,” jelasnya.
Nimin berharap seluruh tahapan Pilkades Banjarsari dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif. Ia juga mengajak warga untuk berpartisipasi aktif.
“Kami berharap Pilkades ini bisa berjalan secara aman dan kondusif. Gunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya sesuai pilihan masing-masing secara demokratis,” pungkasnya.
Dengan ditetapkannya tiga calon dan nomor urut, Pilkades Banjarsari kini memasuki tahapan kampanye. Panitia berharap seluruh calon, tim pendukung, dan masyarakat dapat bersama-sama menjaga kondusivitas demi terwujudnya Pilkades yang aman, damai, dan demokratis.
Reporter: Hendrik
Editor: Affandi










